Review : Tanamu Tanami by Tamba Waras

Minyak Tanamu Tanami

Akhir-akhir ini ada minyak balur yang baru hype banget yaitu minyak Kutus-Kutus yang diproduksi oleh Tamba Waras di Gianyar Bali. Minyak ini hype dan terkenal karena khasiatnya yang ampuh dan bisa mengatasi banyak penyakit. Nah, ternyata Tamba Waras memproduksi minyak khusus untuk kulit yaitu Minyak Tanamu Tanami. Aku langsung kepo dong sama minyak Tanamu Tanami ini, siapa tahu khasiatnya seampuh minyak kutus-kutus trus wajah aku ke freeze jadi usia 25 tahun terus gitu kan biar bisa nyanyi, I am Young, Wild but not freeeee~

Awalnya suami aku yang pakai karena saat itu aku masih memakai face oil dari Bhumi, namun setelah Bhumiku habis aku mulai ikut-ikutan pakai Tanamu-Tanami.  Terus ternyata aku sukaaaaaaaa sama minyak ini. Berpaling lagi deh aku kelain hati. Nggak apa lah ya, asal cintanya tetep sama suami sendiri. Hihihihi

Seperti judulnya Tanamu Tanami ini bahan dasarnya ya Minyak Tanamu dengan tambahan bahan lain yang diklaim bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit, memperbaiki struktur kulit dan sebagai anti aging. "Berbagai macam penyakit kulit" di sini tentunya termasuk aneka kadas, kurap, kutu air dan jerawat dong ya. Jadi minyak ini seperti one oil for all skin problem. Bener nggak?

Packaging


Tutupnya aku ganti spray supaya lebih mudah

Packagingnya sama kayak packaging minyak kutus-kutus, botol plastrik bening dengan tutup alumunium yang bisa diganti dengan tutup spray. Sebenernya sih aku agak kurang suka sama packagingnya, kalau oil-oilan aku lebih suka yang model kemasannya gelap jadinya nggak ada kemungkinan sinar matahari menerobos masuk. Soalnya minyak kalau kena sinar matahari biasanya cepet rusak. Tanamu Tanami ini aku simpan ditempat gelap dan sampai sekarang sih belum ada perubahan bau atau tektur sih.

Ingredients
Zingiber Officinale Rhizoma, Curcumae Domesticae Rhizoma, Piper Betle Folium, Oleum Oleae Europeae, Oleum Cocos. Oleum Calophylum.

Tekstur
Tekstur Tanamu Tanami

Tekstur cair dengan warna cokelat kehijauan nampun nggak terlalu berminyak juga. Pakai sedikit aja udah bisa rata satu wajah dan leher sih, kemampuan meresapnya juga lumayan cepet. Nah yang agak aku kurang suka itu baunya, baunya wangi buangeeeeeeeeeettttt jadi agak bikin sedikit pusing sih. Jadi bagi yang sensitif dengan bau-bauan mungkin bisa memperkirakan dulu apakah sekiranya akan betah dengan baunya.

Cara dan Waktu Pemakaian
Karena alasan bau yang menyengat tadi, aku memilih memakai Tanamu Tanami di malam hari. Namun sesungguhnya mau dipakai pagi atau malam, bisa-bisa aja. Biasa aku pakainya 1-2 spray untuk satu wajah dan leher. Tepuk-tepuk bentar lalu siap menghadapi kamu dalam mimpiku. Ihiii~

Performa
Before-After Pemakaian Tanamu Tanami

Berhubung awalnya cuma iseng ikutan suami pakai dan nggak ada niatan bikin review aku jadi nggak ada foto before-after. Jadi kali ini kulit suamiku aja ya yang tampil. Nah suamiku itu kulitnya acne prone banget, makan daging kebanyakan jerawatan. Dulu dia sempet jadi vegetarian dan jerawatnya sembuh, tapi ya nggak kuat kalau selamanya jadi vegetarian. Nah semenjak pakai Tanamu Tanami, jerawatnya lebih bisa di atasi, berkurang banyak dan cuma muncul 1-2 kalau dia kebanyakan makan daging. Untuk bekas jerawatnya yang dulu juga memudar, btw suamiku nggak pakai skincare lain selain Tanamu, hydrating toner dan sunscreen.

Sedangkan untuk kulitku, Tanamu Tanami ini lumayan bisa menyeimbangkan kulit, menghaluskan, melembabkan, ngilangin komedo (tapi kurasa ini juga kerena aku rajin double cleansing) dan mengencangkan kulit (karena aku akhir-akhir ini nggak pakai serum anti aging. Menurutku meski baunya wangi buanget lebay tapi khasiatnya memang oke sih, dan karena bisa dipakai berdua maka kayaknya ini bakal jadi face oil kami berdua. Hemat kan, beli satu buat berdua/ Romantis juga!

Harga minyak Tanamu-Tanami ini Rp 325.000 / 100ml dan bisa dibeli di distributor Tamba Waras.


Kesimpulan
Plus :
+ Menghaluskan kulit
+ Melembabkan dan mengencangkan
+ Menyembuhkan jerawat
+Meyeimbangkan kadar minyak dalam kulit

Minus
- Kemasannya kurang bagus
- Wanginya terlalu berlebihan

REPURCHASE? Yes!!

Disclaimer : Semua review yang aku buat merupakan produk yang aku beli sendiri dan benar-benar aku coba sendiri. Tidak semua orang memiliki kulit yang sama dan reaksi pada tiap orang bisa jadi berbeda,selain itu setiap orang juga memiliki reaksi alergi yang berbeda-beda. Sebainya lakukan patch test atau mengecek komposisi sebelum mencoba suatu produk.

0 komentar:

Post a Comment

Feel free to ask anything, leave your comment. No SARA please :)