Enaaak lho inii~

Kalau kamu nyasar di tulisan ini mungkin kamu lagi gegalauan mikirin MPASI. Samaaaa deh sama aku karena Keira baru GTM! Lebih tepatnya GSM alias Gerakan Sembur Makanan, soalnya dia kalo disuapin pasti buka mulut, lalu makanannya diemut, lalu 1 menit kemudian disemburin ke badan ibuknya!! Tinggalah ibuknya berusaha sabar dan berharap itu karena giginya keira mau numbuh lagi bukan karena makanannya nggak enak. *Nangis di pojokan*

Btw soal MPASI, sejujurnya aku nggak ikut metode manapun. Metodenya metode ala-ala simbokke Keira. Ya habis metodenya buanyaakkk bangettt begitu pula pro kontranya, kan aku pusing jadinya *Sigh* . Selain itu berdasarkan pengalaman Titinya Keira yang nyuapin anak pertamanya mie instan di usia anak 8 bulan ternyata anaknya tetep tumbuh dengan cantik, sehat, dan bersahaja plus doyan makan segalanya (tapi pliss ya jangan ditiru!!). Nah sebenernya di awal mpasi dulu, aku juga lumayan rajin sih baca baca literatur tentang mpasi, dari yang evidence based, cerita pengalaman orang, literatur lokal dan internasional. Tapi malah mumet . Di dalam logikaku ada semacam bisikan kalbu kalau semua anak itu beda-beda, ya kayak misalnya ada yang suka beng-beng dingin dan bengbeng biasa trus akhirnya batal nikah karena perbedaan cara makan bengbeng. *Oposih iki*

Buat yang kepo, penasaran dan masih galau soal MPASI anaknya mungkin bisa dibaca cerita MPASI Keira ini, dan karena ini bukan evidence based harap konsultasi dulu ke dokter spesialis anak atau ahli gizi ya sebelum mengikuti metode mboknya Keira. Awalnya aku juga galau karena aku adalah ibu bekerja yang nggak setiap hari ngawasin Keira makan apa aja, jadi yang pertama aku lakukan adalah menyamakan persepsi antara aku, titi , dan si embak yang momong Keira. Tujuannya supaya pemberian MPASI keira ini lebih nyaman dan damai bagi semua pihak. 

1. Metode pemberian
Dari awal aku sudah memutuskan nggak pakai metode BLW atau Baby Lead Weaning untuk Keira. Buat yang belum tahu metode BLW itu metode dimana bayinya makan sendiri. Bagus sih tujuannya, supaya bayi mandiri. Kenapa Keira nggak pakai metode BLW?
- Karena ibuknya Keira dan yang momong Keira nggak bisa manuver heimlich, yaitu pertolongan pertama saat bayi tersedak.
- Karena Keira ditinggal ibuknya kerja, berat badannya naiknya ngos-ngosan, kalau pakai BLW embuh naiknya kapan. 

Sebenernya ibuknya Keira sih pengen banget nyuapin Keira sambil Keira duduk di highcar atau stroler soale pegel je kalo sambil gendong!!tapi berhubung omahe ndeso dan mbak yang momong keira/Titinya Keira seneng gendong Keira akhirnya Keira kalau makan sambil digendong, sambil lihat sapi, ayam, burung, atau anak-anak kecil pada mainan. Sisi positifnya dia jadi kenal tuh sama hewan-hewan karna main di kandang tetangga 3x sehari, sisi negatifnya ibuknya kudu ke tukang pijet karna bahunya pegel. Oh ya, aku membatasi pemberian makan ini 30-45 menit aja, habis nggak habis stop. Ini buat menghindari anak bosen sama acara makan dan menyelamatkan bahu ibuk dari kepegelan yang akut.

Jadi Keira nggak belajar makan sendiri dong? Nanti kalau ampe gede minta suapin terus gimana? Err... Dulu aku nggak BLW juga nyatanya tetep bisa makan sendiri sih, cenderung ngabis-ngabisin makanan malah. *Dikeplak* Bercanda diing! Keira tetep belajar makan sendiri kok, untuk snack seperti biskuit bayi yang meleleh di dalam mulut dia kusuruh pegang sendiri, jeruk juga. Pokoknya makanan yang potensial tersedaknya kecil Keira boleh latian makan sendiri.

2. MPASI pertama
Apa yang pertama mau dikasih ke anak bayi? Bubur cereal? Pure buah? Sayuran? Kwetiau? Banyak referensi yang bilang pertama kali sebaiknya anak dikenalkan dengan buah dulu dengan cara dibuat pure. Tapi ada sumber lain yang bilang sebaiknya pertama cereal dulu. Terus ibuk Keira ngasih apa? Pertama kali makan, Keira makan bubur Heinz rasa beras putih.

HAH?? KAMU NGASIH ANAK KAMU MAKANAN INSTAN?? PERTAMA KALI LANGSUNG INSTAN? IBU MACAM APA KAMU?!!

Ya gitu deh Mom, Keira itu anak saya jadi nggak apa-apa ya kalau saya ngasih makannya sesuai iman dan kepercayaan saya. *Senyum manis*
Alasan ngasih bubur instan Heinz pertama kali adalah :
- Mindset ibuk Keira yang selalu mikir cereal lebih nyaman diperut daripada buah. Ini mindset aja ya, saya nyamannya gini. Risetnya masih pro dan kontra soalnya.
- Tau nggak kalau bayi ASI butuh tambahan Fe? Apalagi kalau ibuknya dulu pernah anemia. Tambahan suplemen fe ini bisa minta sama dokter anak masing-masing ya. Nah, biasanya makanan instan sudah terforifikasi fe, alias sudah dikasih tambahan fe. Thats why ibuk Keira memilih berdamai dengan makanan instan.
- Karena setelah ibuk keira searching Heinz white rice ini satu-satunya bubur instan plain yang aku temui.

3. Jenis MPASInya Keira
Beberapa makanan yang sudah dicobakan ke Keira baik yang sukses maupun yang gagal total antara lain :

  • MPASI Instan
Sudah aku jelasin diatas ya kenapa aku nggak anti MPASI instan. Nah beberapa makanan instan yang pernah dicobakan ke Keira adalah ; 
- Heinz, ini merk luar. Belinya di toko perlengkapan bayi atau online. Heinz juara sih rasanya, nggak terlalu palsu gitu. Pokoknya paling enak diantara bubur instan dan tentunya, harganya juga paling mahal.
- Cerelac, cerelac itu bubur instan kesukaan ibuk Keira, rasanya cenderung manis dan susu banget sih. Tapi pas hamil Keira dan mual muntah dulu, aku cuma bisa makan cerelac beras merah. Walhasil Keira sekarang juga doyan banget sama cerelac beras merah! Pokoknya wajib ada deh cerelac di rumah. Hehehe
- Milna, milna rasanya agak gurih-gurih asin gitu, soalnya ibuk Keira memang cuma beli yang rasa gurih sama yang Wgain sih. Yang manis kan pake cerelac. Kelebihan milna dia punya varian buat yang alergi susu dan wgain buat nambah berat badan. Biskuit Milna juga rasanya enak sih, gampang leleh dimulut. Ini jadi cemilannya Keira juga.
- Promina, promina punya banyak varian rasa, lebih banyak dari Milna. Walaupun rasanya cenderung mirip, tapi untuk bubur 9+ promina lebih bertekstur daripada milna.
- Sun, nyoba bubur ini iseng aja. Tapi menurutku bubur ini rasanya mie instan bangett!! Keira juga nggak begitu doyan. Jadi kayaknya nggak deh kalau Sun. 
  • MPASI homemade
Keira tetep makan MPASI Homemade sih, biasanya aku masak bubur campur2. Alias apa aja cemplung-cemplung. Bumbunya cuma bawang, keju, unsalted butter. Untuk sayur biasanya aku parut supaya lembut, kalau kurang lembut tambah di blender. Daging biasanya aku beli daging giling, dibekukan, lalu waktu mau masak diparut. Daging jadi benar-benar lembut.

Oh ya, aku juga nggak anti gula garam. Setelah baca-baca gula garam itu tidak boleh diberikan terlalu banyak karena dapat menyebabkan bayi mempunyai resiko lebih besar kena diabetes dan hipertensi saat sudah besar nanti. Namun pemberian gulgar sedikit untuk khasanah rasa ternyata masih diperbolehkan kok. Hal ini juga sudah aku tanyakan ke dr anak kesayangan aku, dr.devie sp.A yang jawabannya, Gula dan garam boleh diberikan asal tidak berlebihan. 
  • MPASI beku
Gayanya doang nih mau MPASI beku, tapi endingnya cuma kaldu doang yang dibekukan. Padahal udah beli tempat makan kicik-kicik buat tempat frozen foodnya. Jadi prinsip MPASI beku ini hampir sama kayak ASI Perah Beku baik itu penyimpanan maupun proses pemberiannya. Nggak semua makanan bisa dibekukan sih, kayak misalnya tepung-tepungan gitu nggak bisa dibekukan. Biasa yang dibekukan adalah aneka pure buah dan sayur. Cara ini cukup praktis buat ibu-ibu bekerja yang mau ngasih anaknya homemade tapi suka nggak sempet masak. Jadi bisa ketika weekend kita masak yang banyak lalu dibekukan buat stok. 
  • Buah
Sejauh ini buah yang dimakan Keira biasanya dihaluskan dulu. Keira baru makan alpukat, apel, pisang sama jeruk. 

4. Prinsip dasar MPASI Keira
Kalau bahas MPASI bisa sampai milenium baru nggak selesai nih hehehe jadi dulu ibuk Keira juga puyeng ketika belajar MPASI keira dan akhirnya aku cuma mengambil beberapa point yang mudah diingat sebagai pedoman, siapa tau ya bisa berguna buat ibu-ibu galau lainnya. 

- Perhatikan makanan alergen, pada dasarnya bayi boleh mencoba berbagai jenis makanan. Hanya saja, makanan itu ternyata memiliki tingkat alergi yang berbeda dan bayi juga memiliki ketahanan yang berbeda. Biasanya seiring bertambahnya usia, ketahanan tubuh bayi terhadap alergen juga akan bertambah. Jadi berilah makanan kepada bayi dimulai dari makanan dengan jenis alergen yang paling rendah. Selain itu, usahakan mencoba menu tunggal dulu minimal selama 2 hari baru coba jenis makanan lain supaya lebih mudah mendeteksi makanan apa yang alergi. 
- Tekstur, pada awal pemberian berikan makanan yang sangat cair. Nyaris seperti minuman kental, seiring bertambahnya hari tingkatkan tekstur makanan sedikit demi sedikit. Jika bayi tampak kesulitan menelan, kurangi tekstur makanan sampai bayi mudah menelan. 
- Waktu pemberian, usahakan memberikan makan pada waktu yang sama setiap harinya. Hal ini bertujuan supaya si bayi paham, "Oh ini nih waktunya makan." Selain itu, usahakan memberikan makan paling lama 30-45 menit saja, supaya bayi tidak bosan. Habis nggak habis, kalau udah 45 menit STOP. 
- Perhatikan tanda-tanda yang diberikan bayi, Bayi juga manusia guys. Jadi pahamilah kemauan dia, kalau dia udah kenyang ya jangan dipaksa makan. Kalau dia udah marah ya jangan diteruskan. Kalau lapar ya dikasih makan. Kalau dia nggak doyan, ya ganti menu. Sambil tarik nafas panjang ya biar tegar. Hehehe Selain itu perhatikan reaksi bayi setelah makan, apakah jadi gatal-gatal? Apakah sembelit? Apakah diare? Kalau iya berarti makanannya perlu di ganti.
- Usahakan memberi Super food, bayi adalah makhluk dengan lambung kecil tetapi dia butuh energi banyak untuk berkembang. Jadi gimana cara supaya dengan makanan yang sedikit dia bisa dapat gizi cukup? Salah satu jawabnya adalah dengan ngasih super food. Super food adalah makanan yang kandungan gizinya lebih banyak dari makanan lain, misalnya alpukat, apel, kale, bayam merah, daginh sapi, oat. Dll.
- Nggak usah terlalu idealis dan teoritis, really anak kita baru belajar makan dan yang namanya belajar itu nggak selalu langsung sukses. Kalau terlalu idealis jatuhnya kita nanti stres, kalo stres nanti ngamuk deh kalo kenyataan nggak sesuai harapan. Jadi semuanya dibikin selow aja yak, kayak misalnya nih idealnya bayi makan makanan organik biar sehat, lha tapi kalo nggak ada sayuran organik piye? Ya udah sih kasih sayuran biasa yang dicuci bersih. Atau idealnya bayi makan di High Chair, tapi kalo anaknya bosen? Ya udah sih makan sambil jalan-jalan. Yeah ngaca aja dulu deh, teorinya sih kita tuh kalau makan ya yang sehat-sehat ,ngunyahnya 32 kali.. tapi kenyataannya? Eaaaakk~

5. Tentang gula garam
Jujur ya keira adalah anak yang makan gula garam. Hehehe soalnya baca-baca masalah ini masih pro dan kontra, alasan kenapa sebaiknya bayi tidak diberi gula garam adalah karena potensial menimbulkan hipertensi dan diabetes ketika dia dewasa nanti. Tapi WHO sendiri membolehkan pemberian gula garam asal tidak berlebihan. Aku ngasih Keira gula garam untuk menambah khasanah rasa dan juga biar Keira terpapar iodium sih.

LHO RASA KAN NGGAK HARUS KASIH GULA GARAM? KAMU INI GIMANA SIK? IBU DODOL.
Mom, iya sih rasa manis dan asin emang nggak cuma ada di gula dan garam. Tapi saya udah nanya DSA dan boleh sih, tapi kalau mom nggak mau ngasih ya nggak apa-apa, saya nggak maksa. Ya?

Nah jadi MPASI itu intinya dari hati sih kalau menurutku, toh semua ibu pasti berusaha ngasih yang terbaik (versi dirinya) ke anaknya. Ngomong-ngomong nggak usah minta resep MPASInya keira ya, soalnya ibuk Keira kalo masak pake hati alias... Asal enak aja. Hihihihi

Hmmm kali ini segini dulu aja ya, bersambung deh kalau ada lagi yang mau diceritain. Atau ada request? (Gayanya udah kayak blogger aja nih pakai request segala).

See you !