Olahraga Untuk Kesehatan Jiwa dan Raga

Olahraga di rumah aja, ayok!


Tak terasa sudah 3 bulan aku di rumah aja karena ada pandemi corona, namun ada hal positif yang jadi kebiasaan baruku di era pandemi ini : Olahraga!!Awalnya aku berolahraga supaya tetap aktif karena jelas ketika di rumah aja, aku nyaris seperti kumbahan reget. Klumbrak-klumbruk tak tentu arah, aktivitas cuma dari dapur-kamar mandi- ruang tamu- ruang kerja-ruang TV- gitu ajaaa terus. Sebelum pandemi biasa aku olahraga di rumah cuma 2-3x seminggu aja, sisanya jalan kaki banyak-banyak. Sekarang 6 hari olahraga 1 hari streeching, sebagai manusia kentang malas bergerak aku tentu merasa ini adalah pencapaian besaaaaaar buangeeeeet.

Aku biasa olahraga online aja, ngikutin Blogilates, Madfit atau Chloe thing atau apa aja deh yang kayaknya asik di Youtube, lamanya olahraga nggak tentu, sekitar 15-25 menit setiap harinya. Namun meski cuma begitu doang ternyata efeknya cukup bagus di tubuhku : berasa lebih fit, nggak ngantukan, happy, lebih strong, dan lebih lean. Dari segi penurunan berat badan.. nggak ngaruh sih, beratku kadang naik kadang turun kadang stuck, disekitaran angka itu aja cuma lingkar tubuh mengecil. Lumayanlah kalau ngaca perut udah mulai ada garisnya, tapi bukan garis linea nigra tanda kehamilan ya. Hahahaha.

Pelan-pelan kebiasaan makanku juga bergeser, sekarang lebih jarang makan gorengan, junk food dan makanan instan. Sekarang aku berusaha masak yang lebih sehat walau kadang mager juga sih, mulai belajar makan dengan mindfulness alias tidak sambil melakukan hal lain. Ajaibnya kebiasaan baru ini entah kenapa berpengaruh terhadap mood dan kebahagiaanku, rasanya hidup lebih enteng, lebih bisa melihat hal positif dan less guility. Mungkin karena ketika kita memperlakukan tubuh dengan baik, tubuh dan diri jadi merasa dicintai sehingga akhirnya feedback juga positif kali ya.

I dont know why i write this post btw, mungkin karena aku merasa takjub dengan diriku dan geng kentang yang bisa konsisten berolahraga sejauh ini. Mungkin juga karena aku melihat pandemi ini bikin banyak orang jadi sadar kesehatan, meski tetep kadang gemes kalau ada yang olahraga di luar rumah tapi nggak jaga jarak (please jangan gitu yah!), mungkin juga tulisan ini sebagai pengingat kalau kelak aku kumat malesnya, atau takabur karena udah berasa fit jadi nggak olahraga lagi. Semoga aku bisa tetep konsisten bergaya hidup sehat, alon-alon waton kelakon. Semoga aku bisa tetap menerapkan prinsip : pelan-pelan berubah yang penting sustainable daripada langsung ketat tapi ujungnya bubar jalan. Udah mau kepala 3, harus rajin biar energinya kayak remaja belasan tahun!! yeaaayyy!!

0 komentar:

Post a Comment

Feel free to ask anything, leave your comment. No SARA please :)